Cara Menambahkan Video Bertipe AVI Dalam Halaman Web

 

Halo sobat Webhozz berjumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan  membagikan artikel mengenai bagaimana caranya untuk memainkan video bertipe avi dalam halaman web? Langsung aja yuk kita ke pembahasannya.

Salah satu plugin yang bisa dipakai memainkan file bertipe seperti AVI yaitu jQuery Media Plugin. Plugin ini tidak hanya bisa dipakai untuk memainkan file video (asx, asf, avi, flv, mov, mpg, mpeg, mp4, qt, ra, smil, swf, wmv, Continue reading

Pengertian Perulangan Foreach dalam PHP

Array merupakan tipe data yang sering digunakan dalam membuat program menggunakan PHP. Kemampuan array dalam menyimpan banyak data dalam satu variabel akan sangat berguna untuk menyederhanakan dan menghemat penggunaan variabel.Untuk menampilkan dan memproses data dari array, kita bisa memanfaatkan perulangan for.
Seperti contoh berikut ini:


<?php

$nama = array("Andri","Joko","Sukma","Rina","Sari"); 
for ($i=0; $i <5; $i++){   
echo "$nama[$i]";   
echo "<br />";}

?>

Contoh diatas membuat perulangan for sebanyak 5 kali, dengan variabel counter $i dimulai dari angka 0 (karena index array dimulai dari angka 0).Namun sebagai cara alternatif untuk menampilkan array, saya akan mengubah kode diatas dengan menggunakan perulangan foreach:


<?php

$nama = array("Andri","Joko","Sukma","Rina","Sari"); 
foreach ($nama as $val){   
echo "$val";   echo "<br />";}

?>

Maka seperti gambar berikut:

foreach1

Perulangan foreach diatas akan menampilkan semua isi array dengan perintah yang lebih singkat daripada menggunakan perulangan for.Cara Penulisan Perulangan Foreach dalam PHP Perulangan foreach merupakan perulangan khusus untuk pembacaan nilai array. Seperti yang telah kita bahas pada tutorial tentang tipe data array: Mengenal Tipe Data Array dan Cara Penulisan Array dalam PHP, setiap array memiliki pasangan key dan value. Key adalah ‘posisi’ dari array, dan value adalah ‘isi’ dari array. Format dasar perulangan foreach adalah:


foreach ($nama_array as $value){    
statement (...$value...)}

$nama_array adalah nama dari array yang telah didefenisikan sebelumnya. $value adalah nama ‘variabel perantara’ yang berisi data array pada perulangan tersebut. Anda bebas memberikan nama untuk variabel perantara ini, walaupun pada umumnya banyak programmer menggunakan $value, atau $val saja. Berikut adalah contoh perulangan foreach sebelumnya:

	

<?php

$nama = array("Andri","Joko","Sukma","Rina","Sari"); 
foreach ($nama as $val){   
echo "$value";   echo "<br />";}

?>

Pada contoh diatas, saya mendefenisikan variabel array $nama dengan format singkat, dan tanpa mendefenisikan key secara tertulis. Variabel $val merupakan variabel perantara dalam contoh diatas. Perulangan tersebut akan diulang sebanyak data yang terdapat di dalam array, sehingga kita tidak perlu harus menghitung seberapa banyak perulangan yang harus dilakukan.Jika anda membutuhkan nilai key dari array untuk dapat diproses, maka PHP menyediakan bentuk kedua dari perulangan foreach, dengan format dasar penulisan sebagai berikut:


foreach ($nama_array as $key => $value){    
statement ($key...$value...)}

Perbedaan dengan format sebelumnya, disini PHP menyediakan variabel perantara kedua, yaitu variabel $key. Variabel $key ini menampung nilai key dari array. Berikut adalah contoh penggunaannya:

<?php

$nama = array(1=>"Andri",6=>"Joko",12=>"Sukma",45=>"Rina",55=>"Sari"); 
foreach ($nama as $kunci =>$isi){   
echo "Urutan ke-$kunci adalah $isi";   
echo "<br />";}
?>

Maka seperti gambar berikut:

foreach

Variabel array $nama saya defenisikan menggunakan key yang berbeda-beda. Pada perulangan foreach, saya membuat variabel perantara $kunci =>$isi, sehingga didalam perulangan, variabel $kunci akan berisi key dari array, dan variabel $isi akan berisi nilai dari array.Proses menampilkan dan memproses array akan lebih mudah dengan menggunakan perulangan foreach dibandingkan perulangan dasar seperti for. Terlebih lagi kita tidak perlu mencari tau seberapa banyak perulangan harus dilakukan, karena perulangan foreach akan otomatis berhenti pada data terakhir dari array.

Perulangan Do-While dalam PHP

Perulangan while dan do-while pada dasarnya hampir sama. Perbedaan terletak pada ’lokasi’ pengecekan kondisi perulangan.

Dalam struktur while, pengecekan untuk kondisi perulangan di lakukan di awal, sehingga jika kondisi tidak terpenuhi, maka perulangan tidak akan pernah dijalankan.

Namun pada perulangan do-while, pengecekan kondisi akan dilakukan di akhir perulangan, sehingga walaupun kondisi adalah FALSE, perulangan akan tetap berjalan minimal 1 kali. Continue reading

Fungsi Perintah Break Dalam Perulangan PHP

Ketika proses perulangan berjalan, ada kalanya kita ingin segera keluar dari perulangan jika sebuah kondisi tertentu telah terpenuhi, sehingga sisa proses perulangan tidak perlu dijalankan.

Misalkan kita memiliki nama-nama mahasiswa yang tersimpan di dalam sebuah array atau di dalam database. Proses pencarian sederhana dapat dirancang dengan melakukan pencocokan secara berulang dimulai dari nama pertama, kedua, dan seterusnya. Perulangan ini akan dilakukan sebanyak daftar mahasiswa yang ada. Continue reading

Pengertian Variabel Scope

Variabel Scope (atau ruang lingkup variabel) adalah jangkauan kode program dimana perintah program masih bisa mengakses sebuah variabel.

Jika kita mendefenisikan sebuah variabel pada satu file PHP, maka variabel tersebut dapat diakses oleh seluruh kode program pada halaman yang sama. Namun jika variabel tersebut di defenisikan di dalam sebuah fungsi, variabel itu belum tentu bisa diakses dari luar fungsi tersebut. Hal inilah yang dimaksud dengan Variabel Scope. Continue reading

Cara Pengecekan Tipe Data Argumen Fungsi

Fungsi-fungsi diatas dapat dimanfaatkan untuk pengecekan tipe data suatu variabel,
dan tentu saja juga argumen fungsi. Agar lebih mudah dipahami, saya telah merancang
fungsi pangkat() yang berfungsi untuk melakukan pemangkatan bilangan.

Fungsi pangkat() saya rancang dengan 2 buah inputan atau parameter.
Parameter pertama adalah angka yang akan dihitung, dan parameter
kedua adalah nilai pangkatnya.
pangkat(2,3) berarti 2 pangkat 3. pangkat(2,8) berarti 2 pangkat 8.
Kedua parameter ini harus berupa angka, dan khusus untuk nilai pangkat,
harus berupa angka bulat (integer). Continue reading