Belajar JSON menyimpan data ke LocalStorage

Ketika melakukan proses penyimpanan data, format data yang sering dipakai adalah teks. JSON memungkinkan kita untuk menyimpan objek JavaScript sebagai teks.
Berikut contohnya

myObj = {"name":"John", "age":31, "city":"New York"};
myJSON = JSON.stringify(myObj);
localStorage.setItem("testJSON", myJSON);

//Retrieving data:
text = localStorage.getItem("testJSON");
obj = JSON.parse(text);
document.getElementById("demo").innerHTML = obj.name;

Anda dapat mengecek localstorage di browser Chrome, dengan menjalankan Inspect, lalu pilih Application. Mudah bukan ? Silahkan dicoba 😀

Belajar AngularJS menampilkan hasil input form

Angular adalah Framework JavaScript dengan konsep MVC. Angular menjadi salah satu Framework JavaScript yang populer saat ini. Disamping ada ReactJS & VueJS yang juga sedang trend. Angular didevelop oleh tim dari Google Developer. Berikut adalah contoh sederhana menggunakan Angular.


<!DOCTYPE html>
<html>
<script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/angularjs/1.6.9/angular.min.js"></script>
<body>

<div ng-app="">
 
<p>Input something in the input box:</p>
<p>Name : <input type="text" ng-model="name" placeholder="Enter name here"></p>
<h1>Hello {{name}}</h1>

</div>

</body>
</html>


Sangat mudah bukan ? Silahkan dicoba 🙂

Insert Select Update Delete Data pada CodeIgniter dengan Query Builder

Query Builder adalah class pada CodeIgniter untuk bekerja dengan Database. Dengan Query Builder, kita dapat melakukan perintah Insert, Select, Update & Delete dengan query yang minimal.

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan Query Builder :

Select

$query = $this->db->get('mytable');  // Produces: SELECT * FROM mytable

$query = $this->db->get('mytable', 10, 20);

// Executes: SELECT * FROM mytable LIMIT 20, 10
// (in MySQL. Other databases have slightly different syntax)

$query = $this->db->get('mytable');
foreach ($query->result() as $row)
{
        echo $row->title;
}

Continue reading

Insert Multiple Data dengan MySQLi dan PHP PDO

Untuk menjalankan Multiple SQL Statement, kita harus menggunakan query mysqli_multi_query().

Berikut ini beberapa contoh insert 3 baris data ke table “myguests”

Contoh dengan MySQLi Object-oriented

<?php $servername = "localhost"; $username = "username"; $password = "password"; $dbname = "myDB"; // Create connection $conn = new mysqli($servername, $username, $password, $dbname); // Check connection if ($conn->connect_error) {
    die("Connection failed: " . $conn->connect_error);
} 

$sql = "INSERT INTO MyGuests (firstname, lastname, email)
VALUES ('John', 'Doe', 'john@example.com');";
$sql .= "INSERT INTO MyGuests (firstname, lastname, email)
VALUES ('Mary', 'Moe', 'mary@example.com');";
$sql .= "INSERT INTO MyGuests (firstname, lastname, email)
VALUES ('Julie', 'Dooley', 'julie@example.com')";

if ($conn->multi_query($sql) === TRUE) {
    echo "New records created successfully";
} else {
    echo "Error: " . $sql . "
" . $conn->error;
}

$conn->close();
?>

Continue reading

Membuat Splashscreen Aplikasi Android

Splash screen adalah tampilan pertama program yang muncul sementara sebelum masuk ke menu atau halaman utama sebuah aplikasi. Biasanya berupa gambar atau logo aplikasi tersebut.

Berikut ini adalah contoh kode membuat Splashscreen Aplikasi Android dengan Android Studio

 

Pada file xml Anda, tulislah kode berikut

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
    xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools"
    android:id="@+id/activity_splash"
    android:layout_width="match_parent"
    android:layout_height="match_parent"
    android:paddingBottom="@dimen/activity_vertical_margin"
    android:paddingLeft="@dimen/activity_horizontal_margin"
    android:paddingRight="@dimen/activity_horizontal_margin"
    android:paddingTop="@dimen/activity_vertical_margin"
    tools:context="com.webhozz.android.splash.Splash">

    <ImageView
        android:id="@+id/imageView"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_centerHorizontal="true"
        android:layout_centerVertical="true"
        android:src="@drawable/splash" />

</RelativeLayout>


Continue reading

Upload File dengan PHP

Bagaiamana membuat fungsi Upload File dengan PHP ? Berikut contoh kodenya

Pertama buatlah sebuah file formupload.php

<form method='POST' enctype="multipart/form-data" action="prosesupload.php">

<input type="file" name="nama_file">
<button type="submit" > Upload </button>

</form>

Lalu buatlah file prosesupload.php

echo $_FILES['nama_file']['tmp_name']; 
echo "<br>";
echo $_FILES['nama_file']['name'];
echo "<br>";
echo $_FILES['nama_file']['type'];
echo "<br>";
echo $_FILES['nama_file']['size'];
echo "<br>";
echo $_FILES['nama_file']['error'];

$lokasi_file = $_FILES['nama_file']['tmp_name'];
$nama_file = $_FILES['nama_file']['name'];

 $nama_baru	= preg_replace("/\s+/","_",$nama_file);

$direktori	= "foto/$nama_baru";

move_uploaded_file($lokasi_file, $direktori);

Pada folder kerja anda, buatlah folder “foto” untuk menampung file yang akan diupload.

Semoga bermanfaat 🙂

Cara Menambahkan Video Bertipe AVI Dalam Halaman Web

 

Halo sobat Webhozz berjumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan  membagikan artikel mengenai bagaimana caranya untuk memainkan video bertipe avi dalam halaman web? Langsung aja yuk kita ke pembahasannya.

Salah satu plugin yang bisa dipakai memainkan file bertipe seperti AVI yaitu jQuery Media Plugin. Plugin ini tidak hanya bisa dipakai untuk memainkan file video (asx, asf, avi, flv, mov, mpg, mpeg, mp4, qt, ra, smil, swf, wmv, Continue reading

Pengertian Perulangan Foreach dalam PHP

Array merupakan tipe data yang sering digunakan dalam membuat program menggunakan PHP. Kemampuan array dalam menyimpan banyak data dalam satu variabel akan sangat berguna untuk menyederhanakan dan menghemat penggunaan variabel.Untuk menampilkan dan memproses data dari array, kita bisa memanfaatkan perulangan for.
Seperti contoh berikut ini:


<?php

$nama = array("Andri","Joko","Sukma","Rina","Sari"); 
for ($i=0; $i <5; $i++){   
echo "$nama[$i]";   
echo "<br />";}

?>

Contoh diatas membuat perulangan for sebanyak 5 kali, dengan variabel counter $i dimulai dari angka 0 (karena index array dimulai dari angka 0).Namun sebagai cara alternatif untuk menampilkan array, saya akan mengubah kode diatas dengan menggunakan perulangan foreach:


<?php

$nama = array("Andri","Joko","Sukma","Rina","Sari"); 
foreach ($nama as $val){   
echo "$val";   echo "<br />";}

?>

Maka seperti gambar berikut:

foreach1

Perulangan foreach diatas akan menampilkan semua isi array dengan perintah yang lebih singkat daripada menggunakan perulangan for.Cara Penulisan Perulangan Foreach dalam PHP Perulangan foreach merupakan perulangan khusus untuk pembacaan nilai array. Seperti yang telah kita bahas pada tutorial tentang tipe data array: Mengenal Tipe Data Array dan Cara Penulisan Array dalam PHP, setiap array memiliki pasangan key dan value. Key adalah ‘posisi’ dari array, dan value adalah ‘isi’ dari array. Format dasar perulangan foreach adalah:


foreach ($nama_array as $value){    
statement (...$value...)}

$nama_array adalah nama dari array yang telah didefenisikan sebelumnya. $value adalah nama ‘variabel perantara’ yang berisi data array pada perulangan tersebut. Anda bebas memberikan nama untuk variabel perantara ini, walaupun pada umumnya banyak programmer menggunakan $value, atau $val saja. Berikut adalah contoh perulangan foreach sebelumnya:

	

<?php

$nama = array("Andri","Joko","Sukma","Rina","Sari"); 
foreach ($nama as $val){   
echo "$value";   echo "<br />";}

?>

Pada contoh diatas, saya mendefenisikan variabel array $nama dengan format singkat, dan tanpa mendefenisikan key secara tertulis. Variabel $val merupakan variabel perantara dalam contoh diatas. Perulangan tersebut akan diulang sebanyak data yang terdapat di dalam array, sehingga kita tidak perlu harus menghitung seberapa banyak perulangan yang harus dilakukan.Jika anda membutuhkan nilai key dari array untuk dapat diproses, maka PHP menyediakan bentuk kedua dari perulangan foreach, dengan format dasar penulisan sebagai berikut:


foreach ($nama_array as $key => $value){    
statement ($key...$value...)}

Perbedaan dengan format sebelumnya, disini PHP menyediakan variabel perantara kedua, yaitu variabel $key. Variabel $key ini menampung nilai key dari array. Berikut adalah contoh penggunaannya:

<?php

$nama = array(1=>"Andri",6=>"Joko",12=>"Sukma",45=>"Rina",55=>"Sari"); 
foreach ($nama as $kunci =>$isi){   
echo "Urutan ke-$kunci adalah $isi";   
echo "<br />";}
?>

Maka seperti gambar berikut:

foreach

Variabel array $nama saya defenisikan menggunakan key yang berbeda-beda. Pada perulangan foreach, saya membuat variabel perantara $kunci =>$isi, sehingga didalam perulangan, variabel $kunci akan berisi key dari array, dan variabel $isi akan berisi nilai dari array.Proses menampilkan dan memproses array akan lebih mudah dengan menggunakan perulangan foreach dibandingkan perulangan dasar seperti for. Terlebih lagi kita tidak perlu mencari tau seberapa banyak perulangan harus dilakukan, karena perulangan foreach akan otomatis berhenti pada data terakhir dari array.