Mengenal Subversion (SVN)

Subversion, atau dikenal juga dengan nama SVN, adalah suatu perangkat lunak sumber terbuka pengontrol versi yang dapat mengatur proses pengembangan perangkat lunak yang dilakukan oleh suatu kelompok pemrogram yang terpisah menjadi runut dan teratur. Subversion diciptakan oleh CollabNet yang memegang merek dagang “Subversion” dan sampai sekarang masih memelihara proyek ini. Subversion tersedia dalam versi Linux, Windows, FreeBSD, OpenBSD, Solaris, Mac OS X dan OS/400. Subversion dirancang khusus sebagai pengganti modern dari CVS. Untuk mencegah corrupt dalam database, SVN menggunakan konsep operasi atom. Perubahan yang dilakukan terhadap sumber diterapkan atau tidak, yang berarti tidak ada perubahan parsial pada sumber aslinya. Contoh program dari SVN ini adalah tortoisesvn.

Fungsi dasar dari SVN (Sub Version) tersebut sebagai berikut:

  • Mencatat perubahan code yang terjadi dalam membuat perubahan.
  • Dapat melihat seluruh historical pada data.
  • Kemampuan melakukan fungsi undo sehingga bisa mengembalikan kondisi program sebelum error itu terjadi.
  • File sharing, yang memungkinkan satu file dapat dikerjakan oleh beberapa orang (team) dalam waktu bersamaan.

Keunggulan dari SVN :

  • Sistem baru berdasarkan CVS
  • Menerapkan operasi atom
  • Murah dalam pengoperasian
  • Sistem terpusat, tidak mendukung peer to peer
  • Berbagai macam plug-in untuk IDE

Kekurangan dari SVN :

  • Masih ada bug dalam renam file maupun direktori
  • Perintah manajemen repositori tidak banyak
  • Kecepatan kompresi data lambat
  • Ketika server down, maka client tidak dapat mengakses.