PHP : Array

Array adalah variabel kompleks yang memungkinkan kita untuk menyimpan lebih dari satu nilai atau sekelompok nilai di bawah nama variabel tunggal. Misalkan kalian ingin menyimpan warna dalam skrip PHP kalian. Menyimpan warna satu per satu dalam sebuah variabel akan terlihat seperti berikut ini:

<?php
$color1 = "Red";
$color2 = "Green";
$color3 = "Blue";
?>

Tapi, jika kalian ingin menyimpan nama negara bagian atau kota suatu negara dalam variabel dan kali ini tidak hanya tiga mungkin ratusan. Hal ini akan menyulitkan dan membosankan, dan merupakan ide yang buruk untuk menyimpan setiap nama kota dalam variabel yang terpisah. Dan disinilah array berperan.

Tipe-tipe Array dalam PHP

Ada tiga jenis array yang bisa kalian buat. Seperti berikut ini:

  • Indexed Array – Array dengan kunci numerik.
  • Associative Array – Array di mana setiap kunci memiliki nilai spesifiknya sendiri.
  • Multidimensional Array – Array yang berisi satu atau beberapa array di dalamnya.
Indexed Array

Array yang diindeks atau numerik menyimpan setiap elemen array dengan indeks numerik. Contoh berikut menunjukkan dua cara membuat array yang diindeks, cara termudah adalah sebagai berikut:

<?php
// Define an indexed array
$colors = array("Red", "Green", "Blue");
?>

Ini sama dengan contoh berikut, di mana indeks ditentukan secara manual:

<?php
$colors[0] = "Red"; 
$colors[1] = "Green"; 
$colors[2] = "Blue"; 
?>
Associative Array

Dalam associative array, kunci yang ditetapkan untuk nilai dapat berupa string arbitrer dan ditentukan pengguna. Dalam contoh berikut array menggunakan kunci sebagai ganti dari index number:

<?php
// Define an associative array
$ages = array("Peter"=>22, "Clark"=>32, "John"=>28);
?>

Contoh berikut ini sama dengan contoh sebelumnya, tetapi menunjukkan cara berbeda untuk membuat associative array:

<?php
$ages["Peter"] = "22";
$ages["Clark"] = "32";
$ages["John"] = "28";
?>
Multidimensional Array

Array multidimensional adalah array di mana setiap elemen juga dapat menjadi array dan setiap elemen dalam sub-array dapat berupa array atau lebih lanjut mengandung array di dalam dirinya sendiri dan seterusnya. Contoh array multidimensi akan terlihat seperti ini:

<?php
// Define a multidimensional array
$contacts = array(
    array(
        "name" => "Peter Parker",
        "email" => "peterparker@mail.com",
    ),
    array(
        "name" => "Clark Kent",
        "email" => "clarkkent@mail.com",
    ),
    array(
        "name" => "Harry Potter",
        "email" => "harrypotter@mail.com",
    )
);
// Access nested value
echo "Peter Parker's Email-id is: " . $contacts[0]["email"];
?>
Melihat Struktur dan Nilai Array

Kalian dapat melihat struktur dan nilai array apa pun dengan menggunakan salah satu dari dua pernyataan —- var_dump() atau print_r(). Pernyataan print_r(), bagaimanapun, memberikan sedikit informasi. Perhatikan contoh berikut:

<?php
// Define array
$cities = array("London", "Paris", "New York");
 
// Display the cities array
print_r($cities);
?>

Pernyataan print_r() memberikan output sebagai berikut:

Output ini menunjukkan kunci dan nilai untuk setiap elemen dalam array. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, gunakan pernyataan berikut:

<?php
// Define array
$cities = array("London", "Paris", "New York");
 
// Display the cities array
var_dump($cities);
?>

Output dari pernyataan var_dump() sebagai berikut:

Output ini menunjukkan tipe data dari setiap elemen, seperti string 6 karakter, selain dari kunci dan nilai.