Belajar Laravel : Mengenal Laravel, Fitur & Setup

Update Terakhir pada

Apa itu Laravel ?

Laravel adalah salah satu framework PHP yang saat ini sangat populer. Laravel di buat oleh Taylor Otwell, beta rilis pertama kali dilakukan pada juni 2011.

Satu bulan setelah rilis versi beta laravel merilis versi 1. Konsep yang digunakan laravel yaitu MVC (Mode, View, Controller).

Kenapa harus menggunakan laravel ?

Dokumentasi laravel sangat lengkap, dan sangat jelas terangkum didalam (laravel.com). Karena laravel sangat populer saat ini dukungan komunitas juga sangat banyak,

sudah banyak paket (packages) untuk mempercepat proses development kita. Untuk fitur laravel sendiri terdapat :

– Auth scaffold

Kita tidak perlu membuat authentikasi seperti login, logout, register, forgot password, dan verifikasi email secara manual. Karena laravel sudah membuatkan

untuk kita. Hanya dengan artisan command kamu dapat mengenerate itu semua dengan mudah.

– RESTful Routing

Untuk membuat routing biasanya kita harus mendefinisikan satu persatu seperti GET, POST, PUT, DELETE dalam 1 crud. Laravel memiliki RESTful routing dimana

kita hanya mendefinisikan GET, POST, PUT, DELETE hanya dalam 1 route.

– Eloquent

Fitur ini yang menurut saya paling powerful dari laravel, Eloquent ini adalah ORM atau lebih mudahnya Wrapper dari SQL language. Contohnya jika kita ingin

menampilkan data dari sebuah table “SELECT * from tables“ nah dengan laravel kamu dapat melakukan dengan cara ini “Model::all()“ .

– Validasi

– Paginasi

– Caching

– Dan masih banyak lagi 😀

Untuk berkenalan dengan laravel, artikel ini akan berseri untuk membuat Aplikasi Kampus.

# Instalasi

NB: Pada saat saya menulis artikel ini, versi terbaru laravel yaitu 5.8.

Untuk server requirements kalian bisa lihat di (https://laravel.com/docs/5.8#installing-laravel).

Bagi pengguna operating system windows saya anjurkan untuk menggunakan laragon (https://laragon.org) untuk development server kalian karena sudah terinstall composer apache dan mysql untuk kebutuhan development kalian untuk instalasi tinggal next-next seperti biasa, dan bagi pengguna linux atau osx kalian dapat menggunakan homestead (https://laravel.com/docs/5.8/homestead).

Jika development tools kalian sudah siap, silahkan ke cmd /terminal dan ketikan command seperti di bawah untuk mengenerate scaffold project laravel.

“`

composer create-project laravel/laravel kampus

“`

“ REF

Proses download memakan waktu beberapa menit tergantung koneksi internet teman-teman miliki. Setelah selesai tampilannya akan seperti berikut

“ REF

Sekarang change direktori kedalam folder kampus dengan perintah berikut

“`

cd kampus

“`

Dan untuk melihat hasil project laravel yang barusan kita install, dapat menggunakan perintah seperti berikut.

“`

php artisan serve

“`

Maka laravel akan membuilt in development server di localhost menggunakan port 8000. Teman-teman bisa buka alamat tersebut ke browser, maka hasilnya akan seperti ini.

“ REF

Scaffold project teman-teman sudah berhasil dibuat 🔥🔥

Terima kasih sampai jumpa di artikel selanjutnya