Belajar WordPress : Installation

System Requirements untuk WordPress
  • Database − MySQL 5.0 +
  • Web Server −
    • WAMP (Windows)
    • LAMP (Linux)
    • XAMP (Multi-platform)
    • MAMP (Macintosh)
  • Operating System − Cross-platform
  • Browser Support − IE (Internet Explorer 8+), Firefox, Google chrome, Safari, Opera
  • PHP Compatibility − PHP 5.2+
Download WordPress

Saat kalian membuka tautan https://wordpress.org/download/, kalian akan melihat layar snapshoot seperti berikut –

Membuat Store Database
  • WordPress membutuhkan database MySQL. Jadi buat database kosong baru dengan pengguna / kata sandi (misalnya, pengguna sebagai “root” dan kata sandi sebagai “root” atau kalian dapat membuat sesuai keinginan kalian).
  • Kemudian, kalian dapat melanjutkan dengan proses instalasi seperti yang dibahas lebih lanjut.
Petunjuk Penggunaan

Sangat mudah untuk set up WordPress ke sistem kalian. Langkah-langkah berikut menjelaskan cara set up WordPress secara lokal di sistem kalian.

Langkah (1) – Ekstrak folder WordPress yang diunduh dan unggah ke server web atau localhost kalian.

Langkah (2) – Buka browser kalian dan arahkan ke file WordPress kalian, maka kalian akan melihat tampilan pertama dari penginstal WordPress seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut. Dalam kasus kami, path-nya adalah localhost/<Your_wordpress_folder>.

Pilih bahasa yang akan kalian gunakan pada WordPress tersebut dan klik Lanjutkan.

Langkah (3) – Pada langkah ini, kalian dapat melihat informasi yang diperlukan untuk database sebelum melanjutkan dengan instalasi WordPress.

Klik “Let’s go!”

Langkah (4) – Di sini, kalian harus memasukkan informasi tentang database MySQL seperti yang dijelaskan pada gambar berikut.

  • Database Name – Masukkan nama database yang telah kalian buat di database MySQL untuk WordPress.
  • Database Name – Masukkan nama pengguna basis data MySQL kalian.
  • Password – Masukkan kata sandi yang telah kalian tetapkan untuk basis data MySQL.
  • Database Host – Tulis nama host, yang secara default akan menjadi localhost.
  • Table Prefix – Digunakan untuk menambahkan awalan dalam tabel basis data yang membantu menjalankan beberapa situs pada basis data yang sama. Dibutuhkan nilai default.

Setelah mengisi semua informasi, klik tombol Submit.

Langkah (5) – WordPress memeriksa pengaturan database dan akan mengarahkan kalian untuk konfirmasi seperti yang ditunjukkan pada snapshot berikut.

Klik “Run the install”

Langkah (6) – Masukkan informasi administrasi.

Hal ini berisi bidang-bidang berikut –

  • Site Title – Masukkan nama situs yang akan kalian buat di WordPress.
  • Username– Masukkan nama pengguna sesuai pilihan kalian saat masuk di WordPress.
  • Password Twice – Masukkan kata sandi dua kali untuk melindungi situs kalian.
  • Your E-mail – Masukkan alamat email kalian untuk membantu memulihkan kata sandi atau pembaruan apa pun.
  • Privacy – Memungkinkan mesin pencari untuk mengindeks situs ini setelah mencentang persetujuan di checkbox.

Setelah mengisi semua informasi, klik tombol “Install WordPress”.

Langkah (7) – Setelah instalasi berhasil, kalian akan mendapatkan tampilan yang menyatakan keberhasilan seperti yang terlihat di gambar berikut.

Kalian dapat melihat detail nama pengguna dan kata sandi kalian yang ditambahkan di WordPress.

Klik tombol “Log In”.

Langkah (8) – Setelah mengklik login, kalian akan mendapatkan Panel Admin WordPress seperti yang terlihat pada gambar berikut.

Masukkan nama pengguna dan kata sandi yang telah kalian sebutkan selama instalasi seperti yang ditunjukkan pada langkah 6 dan klik tombol “Log In”.