PHP MySQL : Membuat Tabel MySQL

Membuat Tabel di dalam Database MySQL Menggunakan PHP

Pada bab sebelumnya kita telah belajar cara membuat database di server MySQL. Sekarang saatnya membuat beberapa tabel di dalam database yang benar-benar akan menyimpan data. Sebuah tabel mengatur informasi menjadi baris dan kolom.

Pernyataan SQL CREATE TABLE digunakan untuk membuat tabel dalam database.

Mari kita membuat query SQL menggunakan pernyataan CREATE TABLE, setelah itu kita akan mengeksekusi query SQL ini dengan mengirimkannya ke fungsi PHP mysqli_query() untuk akhirnya membuat tabel kita.

<?php
/* Attempt MySQL server connection. Assuming you are running MySQL
server with default setting (user 'root' with no password) */
$link = mysqli_connect("localhost", "root", "", "demo");
 
// Check connection
if($link === false){
    die("ERROR: Could not connect. " . mysqli_connect_error());
}
 
// Attempt create table query execution
$sql = "CREATE TABLE persons(
    id INT NOT NULL PRIMARY KEY AUTO_INCREMENT,
    first_name VARCHAR(30) NOT NULL,
    last_name VARCHAR(30) NOT NULL,
    email VARCHAR(70) NOT NULL UNIQUE
)";
if(mysqli_query($link, $sql)){
    echo "Table created successfully.";
} else{
    echo "ERROR: Could not able to execute $sql. " . mysqli_error($link);
}
 
// Close connection
mysqli_close($link);
?>

Kode PHP dalam contoh di atas membuat tabel bernama persons dengan empat kolom id, first_name, last_name dan email di dalam database demo.

Perhatikan bahwa setiap nama bidang diikuti oleh deklarasi tipe data; deklarasi ini menentukan jenis data apa yang bisa dimiliki oleh kolom, apakah bilangan bulat, string, tanggal, dll.

Ada beberapa kendala tambahan (juga disebut pengubah) yang ditentukan setelah nama kolom dalam pernyataan SQL sebelumnya, seperti NOT NULL, PRIMARY KEY, AUTO_INCREMENT, dll. Kendala menentukan aturan mengenai nilai yang diizinkan dalam kolom.

Catatan: Sejumlah jeda baris dapat terjadi dalam pernyataan SQL, asalkan setiap jeda baris tidak memutuskan kata kunci, nilai, expression, dll.