Menggunakan Wireframe dalam Merancang Desain Web

wireframe3

Tentunya teman-teman dalam merangcang sebuah halaman website memerlukan sebuah konsep. Biasanya konsep bisa menggunakan berbagai macam cara, diantaranya mungkin teman-teman membuat sebuah rancangan web desain dengan menggambarnya di kertas atau bahkan dengan bantuan tools software. Kenapa kita harus melakukan atau membuat konsep dalam mendesain sebuah web?

Wireframe sendiri merupakan kerangka halaman yang akan kita buat atau ilustrasi dasar dari struktur dan komponen dari suatu website.  Seperti kita akan melakukan penempatan misalnya untuk membuat header, menu, konten (isi), footer, link. Tampilannya biasanya berupa kotak-kotak yang menandakan bagian dari masing-masing div yang kita buat.

disini ada gambar
wireframe

Wireframe juga efektif dan efisien karena menghemat waktu dan biaya, menghindari revisi-revisi yang terlalu banyak, serta memudahkan dalam revisi atau perbaikan. Bahkan dapat berguna ketika kita ingin memvisualisasikan ide dengan lebih mudah dibanding melakukan penjelasan secara lisan kepada klien. Untuk itulah sangat baik untuk dijadikan sebagai dasar atau pondasi dalam melayout sebuah website.

Hal yang paling sederhana dalam membuat sebuah wireframe mungkin dengan menggambarkannya diatas kertas. Ya teman-teman kita bisa memulai dengan membuat sketsa. Semakin rumit atau kompleks layout suatu web, maka akan semakin rumit juga kita dalam membuat wireframe.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat wireframe persiapkan elemen-elemen yang ingin ditampilkan tadi teman-teman seperti header, content, footer dan kita bahkan bisa membuat wireframe sedetail mungkin tergantung dari gambaran apa saja yang ingin ditampilkan oleh website. Untuk lebih mudahnya bisa menggunakan tool dalam membuat wireframe.

Oke teman-teman WebHozz, semoga bermanfaat ya.. 🙂